BENCANA DISEKITAR KITA

MARI KURANGI RISIKO BENCANA SEKARANG JUGA

Jumat, 19 Oktober 2012

rapat persiapan simulasi bencana banjir

Rapat persiapan simulasi kondisi darurat tingkat provinsi NTT telah berlangsung pada hari jumad 20 Oktober 2012 di kantor desa Toineke. Hadir pada pertemuan tersebut kepala Bidang  kesiapsiagaan BPBD Provinsi NTT,Jimy Mella bersama rombongan, Tim BPBD Kabupaten Timor Tengah Selatan,Koramil  dan Kapolsek Kecamatan kualin,aparat Desa dan Masyarakat Desa Toineke,perwakilan dari dinas social, kesbangpolLinmas,Tagana,bagian keuangan dan asset daerah dari Kabupaten Timor tengah selatan.




 
Rapat persiapan diawali dengan ucapan selamat datang oleh Kepala Desa Toineke, bapak Kmio. Pada kesempatan tersebut kepala desa mengucapkan selamat datang dan terima kasih banyak atas kepercayaan yang diberikan sehingga memilih desa Toineke sebagai tempat berlangsungnya simulasi nanti. Ia berharap semua masyarakat , terutama aparat desa dapat menggerakkan masyarakat diwilayahnya masing – masing untuk terlibat mensukseskan acara dimaksud.
Acara dilanjutkan dengan penjelasan dari KABID I BPBD NTT tentang maksud dan tujuan dari  pertemuan ini.”pertemuan  hari ini sangat berarti dan menentukan bagi pelaksanaan simulasi pada tanggal 2 Nopember 2012 mendatang”  tegas Kabid 1. Untuk itu dalam pertemuan ini, ia berharap agar kita dapat merumuskan /  memberi masukan terhadap draft  scenario  guna lebih di pertajam lagi.

 
Pertemuan persiapan yang berlangsung dikantor kepala Desa Toineke di fasilitasi oleh Sintus Karolus,Julius Nakmofa dan Kepala bidang Kedaruratan BPBD Provinsi NTT.Kabid kedaruratan menyampaikan  penjelasan – penjelasan mengenai seputar pelaksanaan simulasi ini, sintus Karolus menyampaikan draft scenario yang telah dibuat berdasarkan rencana kontijensi yang sudah dibuat untuk ancaman banjir. Sedangkan Julius Nakmofa memfasilitasi pandangan – pandangan masyarakat terhadap scenario yang sudah dibuat dan pembagian peran dalam simulasi nanti.
Pertemuan ditutup pada pukul 16.00 dengan kesepakatan – kesepakatan  bahwa  simulasi akan melibatkan warga masyarakat 5 desa yaitu Desa Oebelo dan Desa Noemuke dari Kecamatan Amanuban selatan, Desa Toineke,Desa Kiufatu dan Desa Tuafanu Kecamatan Kualin. Desa – desa tersebut akan mengirimkan utusan sebanyak 100 peserta untuk terlibat dalam memerankan adegan dalam simulasi nanti. Untuk memfasilitasi persiapan masyarakat dalam bermain peran,akan di koordinir oleh Ibu Aoetpah dan Bapak Taneo.

Kegiatan simulasi ini akan dirangkai dengan kegiatan memperingati hari Pengurangan Risiko bencana Internasional tingkat provinsi NTT dengan berbagai kegiatan seperti , Penanaman Mangrove,pemutaran film,sosialisasi Narkoba dan HIV/AIDS. 

Tidak ada komentar:

Aktifitas PMPB NTT