Namanya simon Amani, biasa disapa oleh kerabatnya dengan sapaan om simon. pria murah senyum ini merupakan salah satu anggota Tim Siaga Bencana Kelurahan (TSBK) Lelogama. dari segi fisik, om simon merupakan salah satu anggota yang dikategorikan berkebutuhan khusus, karena tangan kirinya tidak berfungsi atau buntung.namun hal ini tidak menyurutkan langkahnya bergabung dalam TSBK.baginya tangan boleh buntung tapi semangat untuk membantu sesama tidak boleh buntung. " saya mau menjadi contoh bagi masyarakat lelogama,karena selama ini keterlibatan kami dalam proses pembangunan di kelurahan diabaikan" ujar om simon sambil tersenyum, ketika di temui saat pelatihan pengenalan Pengurangan Risiko Bencana Bagi Tim siaga Bencana Kelurahan Lelogama tanggal 28 Nopember 2012.
| Simon Amani |
om simon dalam keseharian kehidupannya merupakan sosok pekerja keras, walau dengan kondisi keterbatasan yang dimiliki, tidak membuat dia menggantungkan hidup pada keluarga. prisip hidupnya adalah tidak mau menjadi beban bagi orang lain. baginya hidupnya harus berarti bagi dirinya dan keluarga bahkan ingin menjadi contoh bagaimana menata hidup yang lebih baik bagi masyarakat dilelogama.
tidak heran kalau om simon yang sudah beristeri dan dikarunia 2 orang anak, memiliki kebun dan jenis tanaman umur panjang yang menopang kehidupan keluarganya. penataan halaman rumah berupa terasering dengan berbagai jenis tanaman untuk mengurangi risiko longsor , adalah bukti nyata bahwa om simon tidak mau hanya berpangku tangan saja dalam hidup. bahkan di belakang rumahnya terdapat sebuah lubang yang digali sebagai jebakan air hujan agar tanamannya selalu lembab ketika musim kemarau tiba." saya sangat senang ketika musim kemarau , tanaman dirumah saya hijau karena tanah selalu lembab" ujar laki laki hitam manis ini(joes)
| om Simon aktif menggambar daerah beresiko dalam Pelatihan PRB di Kelurahan lelogama |












Tidak ada komentar:
Posting Komentar