BENCANA DISEKITAR KITA

MARI KURANGI RISIKO BENCANA SEKARANG JUGA

Kamis, 08 November 2012

simulasi banjir desa Toineke

hujan yang turun malam itu sangat deras. hujan sudah tiga hari belum berhenti juga. Genangan air sudah terlihat membungkus wilayah desa Toineke. sepi desa ini karena semua warga sudah tertidur lelap , hanya tersisa dua keluarga yang masih belum dapat tidur ,karena rumah mereka tepat berada dibibir sungai Noemuke.



biasanya hujan seperti ini,apalagi sudah berlangsung 3 hari,pertanda banjir akan segera datang melanda desa mereka. hal ini yang membuat dua keluarga tidak bisa tidur dan terus berjaga sambil mengamankan bahan pangan mereka ketempat yang lebih tinggi,mengamkan surat berharga dan bahan pakaian.
apa yang ditakutkan dua keluarga ini,ternyata terjadi. banjir kiriman dari wilayah pegunungan telah sampai dan  melanda wilayah desa Toineke pada pukul 01.00 dini hari.


mengetahui banjir telah masuk perkampungan, Bapak Taneo berteriak - teriak dengan keras membangunkan warga yang masih tertidur lelap. suara teriakan Bapak Taneo disambut dengan teriakan, suara tangis  dan suara hiruk pikuk lainnya yang memecah kesunyian malam.  setiap keluarga berusaha menyelamatkan keluarga masing- masing dengan membawa barang seadanya. warga masyarakat yang terlambat bangun,memilih menyelamatkan diri keatas pohon yang berada disekitar rumahy mereka,ada juga yang berlindung diatas loteng rumah.
masyarakat berusaha melewati terjangan banjir melalui jalan yang tidak dalam airnya, menuju ketempat pengungsian di Kantor Desa Toineke.




dua jam kemudian datang bantuan dari Kabupaten TTS untuk memantau dan memberikan pertolongan kepada warga dengan dukungan dari BPBD provinsi NTT.

itulah cuplikan sekilas tentang simulasi bencana banjir yang dilaksanakan di Desa Toineke,Kecamatan Kualin,Kabupaten Timor Tengah Selatan pada hari Jumad, 2 Nopember Tahun 2012.
Simulasi ini terselenggara atas kerjasama BPBD Provinsi NTT dan BPBD Kabupaten Timor Tengah selatan dengan dukungan dari dinas terkait dan LSM .



simulasi ini bertujuan menguji Rencana Kontijensi Banjir yang sudah dibuat oleh BPBD Kabupaten TTS dan sektor terkait yang ada. (joes)

2 komentar:

Unknown mengatakan...

Hampir 1 thn pasca banjir yang menimpa beberapa desa di TTS, bisa di infokan kondisi desa tineke, kiufatu dan tiufanu sekarang?? terima kasih

Unknown mengatakan...

penaganan bencana banjir belum dilakukan dengan baik oleh semua pihak terhadap 4 desa di selatan TTS (Oebelo,Toineke,Tuafanu dan Kiufatu) buktinya setiap tahun selalu terjadi banjir.upaya yg dilakukan dari tahun ke tahun hanya memakai alat berat untuk mengeruk sungai ,dan pada musim hujan kembali lagi banjir menggenangi perkampungan. belum ada upaya yang dapat menolong masyarakat keluar dari bencana banjir tahunan

Aktifitas PMPB NTT