BENCANA DISEKITAR KITA

MARI KURANGI RISIKO BENCANA SEKARANG JUGA

Jumat, 21 Desember 2012

RAKOR PRB Kabupaten Kupang

Rapat koordinasi Penanggulangan Bencana Kabupaten Kupang tahun 2012 telah berlangsung di Aula Alfa omega Kupang . kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris daerah kabupaten kupang dan dihadiri oleh unsur BPBD kabupaten Kupang, dinas - dinas lingkup kabupaten Kupang,BMKG,Basarnas dan PMPB-NTT.


Setda Kabupaten Kupang ketika memberikan sambutan,menekankan  empat hal pokok yang harus diperhatikan oleh peserta pertemuan.pertama, daerah Kabupaten Kupang merupakan salah satu kabupaten yang rawan terhadap bencana, sehingga dalam menghadapi musim hujan semua unsur dalam lingkup kabupaten Kupang harus selalu siap siaga menghadapi kemungkinan terjadinya bencana,terutama bencana banjir,longsor dan anging.kedua, setiap SKPD harus bekerja dalam menanggulangi bencana sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing dibawah koordinasi BPBD kabupaten Kupang. Ketiga, perlu menyamakan presepsi terkait dengan data kejadian bencana sehingga dalam penanggulangan bisa dilakukan secara terkoordinasi dan terpadu. keempat, dukungan sarana dan prasarana dalam penanggulangan bencana akan terus diperhatikan oleh pemerintah kabupaten Kupang sehingga kekurangan- kekurangan yang terjadi selama ini bisa dilengkapi.

dalam Rakor tersebut peserta mendapat tambahan materi dari BMKG kupang ,tentang perubahan iklim yangdisampaikan oleh Apolonaris. pada kesempatan itu dipaparkan bahwa dari hasil pengamatan cuaca di NTT  selama sepuluh tahun, telah terjadi kenaikan suhu rata - rata 0,4 derajat,sehingga udara di kupang dan kota lainnnya di NTT terasa sangat panas. mengenai curah hujan, terjadi kenaikan curah hujan 10 - 50 mm/tahun ,namun hari hujan semakin pendek. 

hari hujan semakin pendek dan mengalami kemunduran 20 hari dalam tahun 2012 atau mengalami keterlambatan 2 dasarian dari yang diprediksi. sedangkan daerah - daerah di ntt yang akan mengalami bencana banjir dan longsor dalam bulan desember masih dalam kategori menengah,"namun demikian kita semua harus waspada menghadapi kemungkinan banjir dan longsor " kata Apolinaris mengahiri pemaparannnya.


sedangkan pada sesie lain, tampil pembicara dari PMPB- NTT Julius Nakmofa  yang membawakan materi tentang  pengenalan Forum PRB. dalam sesie ini dijelaskan apa itu forum PRB, Tujuan hadirnya Forum PRB, manfaat serta langkah - langkah pembentukan Forum PRB.

Rakor ditutup oleh Kepala Pelaksana BPBD kabupaten Kupang, Drs. Yermias manu dengan beberapa komitmen bahwa BPBD akan membentuk Forum PRB pada tahun 2013 mendatang, semua peserta akan meningkatkan koordnasi sehingga pelaksanaan penanggulangan bencana di kabupaten kupang berlangsung dengan baik pada waktu mendatang. (joes)




Tidak ada komentar:

Aktifitas PMPB NTT