bertempat di hotel Greenia Kupang (19/2/2013) telah berlangsung diskusi Thematik dengan Topik Integrasi PRB dalam program Pembangunan Kabupaten Kupang. kegiatan ini bertujuan untuk membangun pemahaman bersama tentang usaha - Usaha Pengurangan Risiko Bencana (PRB) , pemetaan aktor - aktor yang bekerja di wilayah Kabupaten Kupang terkait PRB dan usaha - usaha yang dapat dilakukan bersama kedepan di wilayah Kabupaten Kupang terkait PRB. Kegiatan diskusi Tematik ini dilaksanakan sebagai salah satu bagian dari kerjasama CIS Timor dan Oxfam GB dalam Program Integrasi PRB kedalam WASH.
kegiatan diskusi dibuka oleh Sekda Kabupaten Kupang, Hendrik Paut. Sekda Kabupaten Kupang dalam sambutan pembukaan , mengakui bahwa wilayah kabupaten Kupang sangat rentan Terhadap berbagai risiko bencana. " Dulu wilayah Kantor Camat Kupang Timur ,tidak pernah terkena banjir , kemarin saya lewat banjir sudah masuk ke wilayah tersebut. ini perlu di pertanyakan kenapa banjir harus terjadi " Tegas Paut.
melihat fenomena Bencana kabupaten Kupang , bisa disimpulkan bahwa bencana semakin hari semakin bertambah dilihat dari keseringan terjadi, luas wilayah terkena dan dampak yang ditimbulkan. utnuk itu Sekda mengharapkan agar forum-forum seperti ini terus dilanjutkan sehingga upaya terus menerus perlu dilakukan sehingga menemukan solusi komperhensif dengan melibatkan semua pihak agar pengurangan Risiko Bencana di Kabupaten Kupang dapat berhasil.
selanjutnya sekda Kupang berpesan kepada peserta bahwa kita semua berada pada posisi yang sama untuk melaksanakan PRB secara terpadu dan sistimatik sehingga tidak menimbulkan masalah baru , untuk itu saya ucapkan terima kasih atas kegiatan ini. Paut juga mengakui bahwa aparat pemerintah Kabupaten belum tanggap terhadap persoalan bencana di Kabupaten Kupang , " saya saja kalau dapat berita bencana dari media massa, ini berarti perangkat pemerintah sampai yang terendah belum bekerja secara maksimal"
Diskusi Tematik yang berlangsung selama satu hari ,juga mengundang Nara sumber dari BPBD Kabupaten Kupang membawakan materi tentang Konsep PRB, Dinas sosial Provinsi NTT membawakan materi tentang kampung siaga bencana , Komisi B DPRD Kabupaten Kupang menyajikan materi tentang Sistem penganggaran Kabupaten Kupang dan Ceritera desa tangguh dibawakan oleh BPBD Provinsi NTT.
setelah makan siang,kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok yang difasilitasi oleh Julius Nakmofa dari PMPB - NTT. dalam diskusi kelompok ini peserta dibagi menjadi tiga kelompok dengan topik diskusi yang berbeda tentang persoalan - persoalan kebencanaan di kabupaten Kupang.
kesimpulan yang dapat ditarik dari diskusi kelompok ini, PRB belum Menyebar ke tingkat SKPD, BPBD sebuah lembaga baru di Kabupaten Kupang yang memiliki keterbatasan - keterbatasan seperti belum memiliki Peta daerah rawan bencana Kabupaten Kupang yang dapat dijadikan acuan dalam perencanaan PRB di Kabupaten Kupang. selain itu advokasi anggaran perlu terus dilakukan agar Rencana - rencana PRB dapat masuk dalam penganggaran 2014.
Pertemuan ditutup dengan beberapa rekomendasi. Pertama, kelompok diskusi ini akan terus mengagendakan diskusi - diskusi lanjutan, kedua , agenda terdekat yang akan dilaksanakan adalah meniskusikan analisa Risiko Bencana , Rencana PRB dan Penjajakan pembentukan Forum Prb Kabupaten Kupang ( Joes)












Tidak ada komentar:
Posting Komentar