BENCANA DISEKITAR KITA

MARI KURANGI RISIKO BENCANA SEKARANG JUGA

Kamis, 23 Januari 2014

Angin Putting Beliung Menerjang Ribuan Ekor Ayam Milik Warga musnah

Angin Putting Beliung Menerjang Ribuan Ekor Ayam Milik Warga
Hujan deras disertai dengan angin kencang yang terjadi merata di seluruh wilayah kota kupang  pada hari selasa (21 Januari 2014) pagi, merobohkan kandang ayam milik bapak Agustinus Buan, warga RT 12 RW 04 Kelurahan Manulai II Kecamatan Alak Kota Kupang. Kandang ayam yang menjadi tumpuan hidup keluarga ini rusak parah. Pantauan tim assessment, ada dua unit kandang ayam milik bapak Agustinus Buan, tetapi satu unit yang rusak dan satu lainnya masih berdiri kokoh. Dalam kandang yang rusak parah ini, menampung 4.000 ekor ayam. Dari jumlah tersebut, 1.177 ekor ayam mati akibat tertimpa ambrukan kandang ayam tersebut.

Akibat kerusakan 1 unit kandang dan matinya ribuan ekor ayam milik warga ini, mengakibatkan kerugian yang ditaksir mencapai puuhan juta rupiah. Hal ini tentunya berpengaruh pada menurunnya pendapatan dari keluarga ini yang hanya bergantung pada hasil dari ternak ayam mereka selama ini.
Upaya yang dilakukan saat ini adalah menggabungkan ayam – ayam yang selamat ke 1 unit kandang ayam yang tidak rusak. Akibat dari penggabungan ayam – ayam ini mengakibatkan terjadi over kapaistas penampungan (harusnya 1 unit kandang ayam menampung 4.000 ekor ayam), sehingga ayam – ayam yang ada terlihat berdesakan, dan diprediksi akan terus bertambah jumlah ayam yang meninggal sebagai akibat dari ketidakmampuan kandang untuk menampung jumlah ayam yang lebih banyak dari kapasitas sebenarnya.

Oleh tetangga dan saudaranya saat ini sedang melakukan pembersihan atas kandang yang roboh tersebut, guna menyelamatkan kayu dan juga atap seng yang maih baik, untuk dipergunakan kembali nantinya.
Kejadian ini telah dilaporkan ke pihak kelurahan. Oleh pihak kelurahan yang menerima laporan ini, telah melanjutkan laporan ini ke BPBD Kota Kupang, dan telah disurvey oleh tim dari BPBD Kota Kupang.   


Tidak ada komentar:

Aktifitas PMPB NTT