BENCANA DISEKITAR KITA

MARI KURANGI RISIKO BENCANA SEKARANG JUGA

Selasa, 22 Maret 2016

pangan kita

Pada  tanggal  21 Maret 2016, saya berkesempatan mengunjungi sebuah kecamatan di kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). perjalanan kali ini, dalam rangka kegiatan sosialisasi Program Adaptasi perubahan iklim yang berpusat pada anak. 

Saat  snack, kami disuguhi panganan yang menurut saya sangat baik. baik karena cara penyajiannya yang unik. kami diberi panganan rebus  berupa 3 potong ubi kayu, 3 buah pisang , 3 buah keladi, 3 potong ubi jalar, dan satu tumpeng jagung. semua paganan ini di kemas dalam sebuah wadah anyaman menyerupai sebuah baku kecil.
snack pagi di kantor camat Bikomi Utara
untuk menambah selera makan, semua panganan yang disajikan ditambah dengan sepiring sambal  atau dalam bahasa setempat disebut luat, yaitu campuran antara cabai, daun kemangi, jeruk nipis dan beberapa campuran lain yang saya tidak tahu namanya.


selesai  kegiatan , kami berkesempatan berkunjung ke rumah bapak okto, yang menyediakan kami snck tadi. di rumahnya kami menemukan dua ikat  jewawut atau dalam bahasa lokal disebut sain yang sedang dijemur. saya tertarik dengan jenis pangan ini, karena dalam masa modern saat ini tidak banyak orang yang mau membudidayakan jenis tanaman ini.
Jewawut (Sain ) yang sedang di jemur di depan rumah
Saat ini orang tidak mau budidaya jenis tanaman ini karena semua bahan pangan telah tersedia di pasar. selain itu, proses pengolahan untuk dikonsumsi juga membutuhkan waktu, mulai dari menumbuk, membersihkan sampai memasak.

Samun bapak Okto yang kami jumpai masih membudidayakan tanaman ini.menurutnya tanaman ini sangat tahan terhadap kondisi cuaca. pada saat kurang hujan atau kelebihan hujan, tanaman ini tidak terpengaruh, makanya tanaman ini terus dipertahankan.

Jenis jewawut  yang dibudidayakan bapak okto di kebunnya

Tanaman sain juga oleh bapak okto di jadikan bahan baku pembuatan kue dan aneka makanan lainnya. setiap ada pameran di kabupaten atau provinsi, bpak Okto selalu menyempatkan diri mempromosikan jenis tanaman ini.

Tidak ada komentar:

Aktifitas PMPB NTT