BENCANA DISEKITAR KITA

MARI KURANGI RISIKO BENCANA SEKARANG JUGA

Jumat, 11 Maret 2016

PMPB NTT KAMPANYE SEKOLAH AMAN BENCANA

TIMESINDONESIA, SUMBAWA – Selama tiga tahun sejak 2015 hingga 2017 Perkumpulan Masyarakat Penanganan Bencana (PMPB) bekerjasama dengan Plan Internasional mengkampanyekan sekolah aman bencana di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT)

Diantaranya sekolah yang menjadikan sasaran PMPB yaitu Madrasah Alawiyah di Namosain serta dua sekolah yang berada di Oebobo Kota Kupang, masing-masing di wilayah ini sering dilanda banjir ketika musim hujan tiba

“Kami juga akan fokuskan sekolah aman bencana di 15 sekolah di wilayah Kota Kupang dan Kabupaten Kupang karena di titik-titik ini sering terjadi banjir, kami juga ingin agar siswa-siswi dapat bersekolah dan belajar dengan aman,” jelas Direktur PMPB NTT Julius Nakmofa ketika dihubungi Minggu (22/11/215).
Menurutnya, hal ini dilakukan karena di daerah NTT merupakan daerah rawan bencana seperti banjir, tanah longsor, angin kencang. “Jadi persoalan bencana yang sering terjadi di wilayah NTT ini bisa diantisipasi sejak dini agar tidak terjadi kerugian maupun korban,” jelasnya.

Dia menjelaskan, program ini sudah berjalan di dua kabupaten yaitu Kabupaten Sikka dan Timor Tengah Selatan. "Dan saat ini kami memperluas daerah kampanye, PMPB akan libatkan lebih banyak sekolah, untuk membuat sekolah aman bencana yang dijalankan oleh Plan Internasional,” Katanya

Julius berharap, keberadaan sekolah aman bencana membuat anak-anak tetap bisa bejar dan bersekolah dengan aman meski wilayah yang ditinggali terkena musibah.  "Jika sekolah aman, maka orang tua akan tenang beraktifitas, ketika terjadi bencana saat jam sekolah,” katanya.(*)
Pewarta : Mohammad Habibudin
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Sholihin Nur

Tidak ada komentar:

Aktifitas PMPB NTT