Dilihat dari Aspek
Klimatologi, topografi, geologis,
demografi dan sosiologi,
Provinsi Nusa Tenggara Timur
(NTT) sangat berpotensi terhadap
ancaman / bencana seperti banjir, longsor, angin
puting beliung, rawan
pangan, gempa, tsunami, abrasi
, konflik, wabah
penyakit dan lain-lain. Setiap kejadian bencana
selalu menimbulkan dampak
berbeda bagi setiap sector ,
termasuk sector pendidikan.
| Wakil Bupati TTU, aloysius Kobes sedang memberikan arahan dalam kegiatan sosialisasi didampingi oleh Julius Nakmofa , Direktur PMPB NTT |
Tantangan dalam mengelola risiko
bencana di sector pendidikan semakin
kompleks ,mengingat perubahan iklim menjadi salah satu pemicu munculnya berbagai ancaman bencana
terkait iklim . Kondisi ini membutuhkan upaya penyelesaian yang
tersistem dalam upaya mitigasi maupun
kesiapan menghadapi ancaman bencana tersebut. penyelenggaraan penanggulangan
bencana sektor pendidikan perlu dilakukan secara terencana,terkoordinasi dan
terpadu,mengingat keberulangan bencana akibat perubahan iklim , semakin
meningkat baik wilayah terdampak maupun jumlah kerugian yang ditimbulkan.
Menyikapi kondisi ini, Perkumpulan
Masyarakat Penanganan Bencana (PMPB) – NTT bekerjasama dengan Plan
Internasional Indonesia dalam tahun 2016 melaksanakan program ” ADAPTASI PERUBAHAN IKLIM YANG BERPUSAT PADA ANAK “ di Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi NTT.
| foto bersama seusai acara pembukaan sosialisasi program |
Program
adaptasi perubahan iklim yang berpusat pada anak ,akan dilaksanakan di 2
kecamatan yaitu kecamatan Bikomi Utara dan Kecamatan Biboki Selatan, mencakup 17 Desa dan 10 sekolah. program ini merupakan salah satu
upaya untuk memastikan anak dan
komunitas sekolah terlindungi dan terselamatkan dari bencana.
Guna
memastikan dukungan para pemangku kepentingan di Tingkat kabupaten
Timor Tengah Utara , agar program ini
dapat berjalan dengan baik dan memberi kontribusi yang bermanfaat bagi sektor
pendidikan di TTU ,maka bertempat di Hotel Livero Kefamenanu telah berlangsung sosialisasi program.
| Julius Nakmofa sedang membawakan materi tentang pengenalan lembaga dan personil pendukung program di TTU |
kegiatan yang dihadiri oleh40 orang peserta yang berasal dari SKPD Kabupaten TTU, LSm Lokal dan Nasional serta utusan dari perguruan tinggi, dibuka oleh wakil Bupati TTU,
acara sosialisasi program diisi dengan Penyampaian alur program yang akan dilaksanakan oleh Plan INternasional dan PMPB- NTT, penjelasan Baseline survey oleh Yayasan Generasi Hijau . kegiatan diakhiri dengan uji coba pengisian kuisioner .












Tidak ada komentar:
Posting Komentar