BENCANA DISEKITAR KITA

MARI KURANGI RISIKO BENCANA SEKARANG JUGA

Kamis, 07 April 2016

Promosi Sekolah Aman Bencana Lahirkan Beberapa Capaian



Laporan Wartawan Pos Kupang, Maksi Marho,

Selasa, 5 April 2016 20:36


POS KUPANG.COM, KUPANG -- Setelah setahun berjalan, program penguatan suara anak melalui promosi sekolah/madrasah aman bencana telah melahirkan beberapa capaian.
Program ini pun diharapkan terus dilanjutkan ditahun mendatang.

Hal ini terungkap dalam konferensi pers yang digelar Direktur PMPB-NTT, Julius Nakmofa di Hotel Amaris Kupang, selasa (5/4/2016) siang. Saat menggelar konferensi pers, Julius Nakmofa didamipingi Kepala SDI Puluthie, Yahya Tangasa, Kasie Pencegahan BPBD Kota Kupang, Elsje W A Sjioen dan Kasie Pengembangan Bakat Dinas PPO Kabupaten Kupang, Joni Siokain.

Beberapa capaian tersebut, kata Nakmofa, diantaranya, surat edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT tentang penerapan sekolah aman dari bencana, penerbitan bahan belajar sekolah madrasah aman bencana, penerbitan buku saku sekolah madrasah aman bencana, alat monitoring sekolah madrasah aman bencana dan group facebook sekolah aman.
Promosi Sekolah Aman Bencana Lahirkan Beberapa Capaian
Direktur PMPB-NTT, Julius Nakmofa (paling kanan) didamipingi Kepala SDI Puluthie, Yahya Tangasa, Kasie Pencegahan BPBD Kota Kupang, Elsje W A Sjioen dan Kasie Pengembangan Bakat Dinas PPO Kabupaten Kupang, Joni Siokain saat konferensi pers di Hotel Amaris Kupang, selasa (5/4/2016) siang.

Pelaksanaan program sekolah aman bencana tahun pertama, kata Nakmofa, diakhiri dengan dilaksanakan evaluasi akhir pelaksanaan program tersebut yang dilaksanakan di Hotel Amaris Kupang.

Selama satu tahun berjalan, sejumlah kegiatan telah dilakukan dengan melibatkan 15 sekolah dasar (SD) seperti, sosialisasi program, konsultasi program dan diskusi terfokus, pelatihan penyegran Pengurangan Risiko Bencana dan lain – lain. Kepala SDI Puluthie, Yahya Tangasa mengatakan, program penguatan suara anak melalui promosi sekolah/madrasah aman bencana, sangat penting bagi anak sekolah. Karena membuat para siswa mengerti bagaimana menghindari dan menyelamatkan diri ketika bencana alam terjadi.
Pendapat yang sama disampaikan Kasie Pencegahan BPBD Kota Kupang, Elsje W A Sjioen dan Kasie Pengembangan Bakat Dinas PPO Kabupaten Kupang, Joni Siokain.

Menurut kedua pejabat ini, program penguatan suara anak melalui promosi sekolah/madrasah aman bencana, sangat penting dan harus diperluas ke semua sekolah di wilayah NTT termasuk di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Jangan hanya 15 sekolah saja.*

Tidak ada komentar:

Aktifitas PMPB NTT