BENCANA DISEKITAR KITA

MARI KURANGI RISIKO BENCANA SEKARANG JUGA

Jumat, 01 April 2016

WORKSHOP AKHIR PROGRAM PRB API DI KABUPATEN KUPANG




Bertempat di hotel Joniar Kupang, telah berlangsung workshop  untuk mengakhiri   program “ membangun kebertahanan masyarakat  dalam menghadapi bencana dan adaptasi perubahan iklim’, yang sudah dilaksanakan di Desa Oeniko , SD Negeri Sonkiko di Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Desa Leloboko dan SD GMIT Leloboko , kecamatan Amfoang Selatan .
Julius Nakmofa,Direktur PMPB sedang menjelaskan butir - butir rekomendasi dalam workshop


Program membangun kebertahanan masyarakat  dalam menghadapi bencana dan adaptasi perubahan iklim, merupakan sebuah program kerjasama PMPB – NTT dan kedutaan besar jepang, dan telah  dilaksanakan sejak tanggal  1 April 2015 – 31 Maret 2016.

Kegiatan workshop yang dilaksanakan tanggal 31 Maret 2016, dihadiri oleh 60 orang peserta yang berasal dari perwakilan sekolah, Satuan kerja perangkat daerah terkait lingkup pemerintah kabupaten Kupang, tingkat provinsi NTT , perwakilan NGO ,  perwakilan dari masyarakat desa serta  sekolah dampingan PMPB.

Direktur PMPB NTT, Julius Nakmofa , ketika memberikan pengantar dalam acara tersebut  mengatakan,  pelaksanaan program Pengurangan Risiko Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim (API)  telah dilaksanakan selama  satu tahun , dan hari ini merupakan hari terakhir dari program.

sebahagian peserta yg mengikuti kegiatan workshop

  Julius Nakmofa berharap agar pertemuan hari ini dapat memberi  masukan tambahan bagi warga masyarakat dan sekolah dalam mengurangi risiko bencana diwilayah mereka .

“ Kami berharap, pertemuan hari ini , kita saling berbagi informasi  agar lebih memperkaya pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman kita dalam pengurangan risiko bencana dan adaptasi terhadap perubahan ilkim “  kata julius  mengakhiri kata pengatar kegiatan workshop .

Pada bagian lain,  Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kupang, yang diwakili oleh Kepala bidang pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD kabupaten Kupang, Ayub Hile SH, ketika membuka acara workshop mengatakan bahwa, sinergi antara Pemerintah dan masyarakat dalam  menangulangi bencana perlu terus ditingkatkan, mengingat  penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab semua pihak.
 
Ayub Hili,SH,Kabid I BPBD Kabupaten Kupang, mewakili kepala pelaksana BPBD Kabupaten Kupang ketika memberikan arahan
“ Daerah Kabupaten Kupang merupakan daerah rawan bencana, sehingga kita semua perlu melakukan upaya – upaya untuk mengurangi riiko yang timbul. Salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan adalah kegiatan yang sudah dilakukan oleh PMPB – NTT” tambah Ayub Hili.

 Pada bagian akhir sambutannya, Ayub Hili menyampaikan terima kasih kepada PMPB dan Kedutaan besar Jepang, yang telah membantu masyarakat kabupaten kupang ,khususnya dua desa   dan dua sekolah yang telah mendapatkan manfaat langsung dari program ini .




Tidak ada komentar:

Aktifitas PMPB NTT