“ Bencana apapun jenisnya selalu membawa penderitaan
bagi masyarakat yang mengalaminya, terutama anak anak yang sedang menempuh
pendidikan” demikian penegasan Linus Lusi MP, ketika membuka kegiatan workshop
penyusunan rencana Kontijensi provinsi
Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk sektor pendidikan.
Workshop ini dimaksudkan untuk
mempersiapkan sebuah dokumen yang dapat dipakai oleh semua pemangku
kepentingan dalam penanggulangan kondisi
darurat di wilayah NTT menghadapi kemungkinan bencana banjir. Pada akhir
kegiatan nanti diharapkan peserta dapat menghasilkan Rencana kontijensi banjir sektor pendidikan untuk 3 kabupaten
dan juga rencana Kontijensi tingkat
Provinsi NTT. Selain itu dokumen yang sudah dihasilkan dapat memberi inspirasi
bagi kabupaten lain yang belum memiliki Rencana Kontijensi dan juga kedepan, Pengurangan Risiko Bencana
dapat diintegrasikan kedalam mata
pelajaran di sekolah – sekolah.
Peserta yang hadir mengikuti
workshop sebanyak 45 peserta berasal
dari Dinas PPO, Bappeda, BPBD,Dinas Kesehatan,Dinas sosial dan Dinas Pekerjaan umum tingkat Provinsi NTT dan Kabupaten Belu,Kabupaten Malaka, Kabupaten TTS
.
Kegiatan ini terselenggara atas
kerja sama UNICEF,Dinas PPO Provinsi NTT dan CIS Timor dan berlangsung di Hotel
Roda pedati Soe,Kabupaten TTS dari tanggal 30 September sampai dengan 3 Oktober
2013, difasilitasi oleh Julius Nakmofa dari PMPB – NTT.












Tidak ada komentar:
Posting Komentar