BENCANA DISEKITAR KITA

MARI KURANGI RISIKO BENCANA SEKARANG JUGA

Rabu, 13 Agustus 2014

Pelatihan mitigasi Gerakan Tanah

Gerakan tanah atau lebih lasim  tanah longsor ,merupakan salah satu ancaman terbesar di provinsi NTT. longsor memang sangat mengganggu kehidupan masyarakat NTT  umumnya dan khususnya masyarakat yang tinggal didaerah  pegunungan, karena sangat rentan terhadap bahaya longsor .longsor disebabkan oleh  faktor curah hujan,struktur tanah ,batuan dan vegetasi di wilayah tersebut. untuk itu perlu membangun penyadaran bagi masyarakat yang tinggal didaerah rawan longsor serta membuat rencana mitigasi yang murah ,sehingga dapat dilakukan oleh masyarakat sendiri.
Gambar 1: salah satu lokasi gerakan tanah di  Desa Kolbano- TTS
untuk maksud tersebut, maka dari tanggal 12 - 14 agustus 2014, Puisdiklat  Geologi kementerian ESDM bekerjasama dengan  BPBD NTT, menyelenggarakan pelatihan penyuluh  mitigasi bencana gerakan tanah di hotel swiss bell kupang.

pelatihan tersebut dibuka oleh Kepala pelaksana BPBD NTT, Tini Thadeus SH.pada kesempatan tersebut Kalak BPBD NTT mengucapkan terima kasih atas perhatian pusdiklat  Geologi  terhadap wilayah NTT sehingga mau menyelenggarakan pelatihan di tempat ini, karena pelatihan seperti ini sangat di butuhkan pemerintah dan masyarakat NTT karena merupakan wilayah yang rawan terhadap ancaman longsor
gambar2. Kalak BPBD-NTT ketika membuka kegiatan

pelatihan diikuti oleh 40 orang peserta berasal dari  SKPD Pemerintah Provinsi NTT, Tokoh Masyarakat,LSM,Tokoh agama dan perwakilan organisasi  yang ada di kota kupang. pelatihan selama dua hari bertujuan untuk meningkatkan daya antisipasi,proteksi gerakan tanah dan adaptasi terhadap gerakan tanah yang terjadi .  materi pelatihan yang di berikan oleh instruktur dari pusdiklat  Geologi  antara lain, mengenal gerakan tanah, menyusun bahan sajian gerakan tanah ,mitigasi gerakan tanah dan praktek lapangan di kelurahan mantasi,kota kupang.
gambar3. peserta pose bersama kalak BPBD dan Tim Pusdiklat Geologi

Tidak ada komentar:

Aktifitas PMPB NTT