Bertempat di ruang rapat kantor Kesbang
Kabupaten Sumba Barat Daya , telah berlangsung pertemuan penguatan kapasitas
anggota FKDM Kabupaten Sumba Barat Daya.
Kegiatan yang berlangsung tanggal 25 Juli
2014 dihadiri oleh 18 orang Peserta yang terdiri dari orang anggota FKDM Kabupaten 13 orang dan
5 orang dari KesbangLinmas .
kegiatan dimulai pukul 09.00 Wita , didahului dengan acara selamat datang bagi peserta
diskusi dan nara sumber yang disampaikan oleh sekretaris Kesbanglinmas
Kabupaten sumba Barat Daya.
Setelah pengantar dari Kesbang, dilanjutkan dengan penyampaian materi pengantar
diskusi oleh Julius Nakmofa dari FKDM provinsi.materi berisikan Perkembangan FKDM Sumba Barat daya / Penataan struktur organisasi FKDM SBD
pasca berakhirnya SK Bupati tentang kepengurusan FKDM 2009 , Kegiatan – kegiatan yang dilaksanakan FKDM SBD dan Perkembangan Situasi keamanan di kabupaten SBD menjelang pelantikan Bupati
SBD.
Keanggotaan FKDM SBD , telah berakhir sehingga Kesbangpol Kabupaten
SBD telah bersurat kepada para camat untuk segera mengirimkan / menusulkan nama
– nama dari setiap kecamatan untuk duduk dalam kepengurusan FKDM Kabupaten
SBD,namun sampai sekarang nama-nama belum dikirimkan oleh para camat.
Mekanisme yang ditempuh selama ini, membuat terhambatnya proses pergantian anggota FKDM Sumba Barat Daya, karena Anggota FKDM kabupaten Sumba Barat daya diusulkan nama – nama oleh camat dan ditetapkan dengan keputusan
Bupati atas usulan KesbangPollinmas.
kondisi ini membuat Anggota dan Pengurus FKDM Periode 2009 – 2014 tidak bisa berbuat banyak
dengan mekanisme perekrutan seperti ini, mereka pasrah saja ,apakah akan
terpilih kembali atau tidak,walau mereka sendiri mengharapkan dapat kembali
terpilih kembali sebagai anggota FKDM periode mendatang. namun demikian anggota FKDM periode 2009 - 2014 berharap ,keanggotaan FKDM mendatang perlu membangun komunikasi yang rutin dengan FKDM Provinsi sehingga berita - berita yang menyesatkan selama ini dimasyarakat dapat diantisipasi lebih dini agar masyarakat jangan dibuat bingung.
terkait Situasi Politik SBD, Secara umum, dapat dikatakan bahwa
Pilkada di SBD sangat unik. Tanggal 5 Agustus 2013 pemilihan Bupati SBD
dan masyarakat berpartisipasi penuh. yang membingungkan masyarakat adalah ada
calon yang menang di KPU,MK dan ada yang menang di Polri.ini yang meresahkan
masyarakat. Sebenarnya masyarakat tidak terlalu pusing dengan kondisi ini, yang
membuat ribut hanya segelintir orang. tetapi karena terus molornya tanggal pelantikan Bupati yang tidak
pasti sehingga masyarakat dibuat bingung. Masyarakat hanya disajikan dengan isu-isu yang berkembang seputar
kepastian pelantikan Bupati. untuk itu peserta berharap Ketegasan dan kepastian dari Gubernur NTT soal waktu Pelantikan Bupati SBD .
masyarakat masih trauma Pengalaman 15 Nopember 1998 yang dikenal dengan dengan kamis berdarah,
dimana 26 orang mati sia-sia karena isu
suku yang dimainkan oleh segelintir orang. Pengalaman ini. untuk itu pelajaran kamis berdarah seharusnya menjadi pembelajaran bagi pemerintah dan masyarakat di sumba
barat ( Sumba barat, Sumba Tengah dan Sumba Barat daya), sehingga jangan mengulur-ulur keputusan pelantikan,sehingga tidak merugikan masyarakat.
acara












Tidak ada komentar:
Posting Komentar