Kegiatan pelatihan tentang integrasi
Pengurangan Resiko Bencana (PRB) ke
dalam program air dan sanitasi (STBM) merupakan
salah satu kegiatan dalam program sanitasi total
berbasis masyarakat yang dijalankan oleh Plan Internasional Indonesia Kabupaten Ngada.
| sebagian peserta yang mengikuti pelatihan PRB dan STBM |
Dalam menjalankan program STBM, tentu tidak boleh
mengesampingkan segala sesuatu yang
berada disekitar masyarakat yang akan mempengaruhi perkembangan masyarakat baik
secara langsung maupun tidak langsung. Hal ini penting karena masyarakat yang
hidup di wilayah tersebut merupakan “ penguasa “ atas sumber daya yang tersedia
. pengelolaan yang keliru akan menambah risiko bagi masyarakat dan sebaliknya,
bila sumber daya yang tersedia di kelola dengan baik akan mengurangi risiko
bagi kelangsungan kehidupan masyarakat .
| Julius Nakmofa,sebagai fasilitator, sedang memandu jalannya pelatihan |
Selain factor lingkungan internal, perlu juga
memahami pengaruh – pengaruh factor eksternal yang akan mempengaruhi kehidupan
masyarakat berupa kejadian ekstrim / perubahan iklim.Kerusakan lingkungan akan menambah kerentanan bagi
masyarakat yang akan menimbulkan risiko yang besar ketika berhadapan dengan
ancaman iklim . Menyadari akan risiko –risiko yang dihadapi masyarakat, maka
diperlukan pemahaman yang menyeluruh akan pengaruh lingkungan, perubahan iklim
dan risiko terhadap kehidupan masyarakat
.
Menyadari akan kondisi tersebut, Plan
Internasional Indonesia melaksanakan pelatihan integrasi pengurangan risiko
bencana kedalam program sanitasi total berbasis masyarakat di Kabupaten Ngada.
| Peserta Pelatihan sedang menyimak materi yang disajikan |
Tujuan Meningkatkan pemahaman dan kapasitas masyarakat mengenai PRB, lingkungan dan perubahan iklim , Memberikan berbagai inspirasi tentang upaya-upaya
penerapan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) kedalam program Sanitasi Total
Berbasis Masyarakat (STBM) serta Integrasi PRB dan STBM secara teknis dengan
memperhitungkan kondisi ancaman di wilayah masing – masing.
Pelatihan yang dilaksanakan diAula Bappeda Kabupaten Ngada, berlangsung selama 3 hari dari tanggal 28 - 30 April 2015,di buka oleh Kepala Bappeda Kabupten Ngada dan di ikuti oleh 20 orang peserta berasal dari Tim STBM Kecamatan Aimere, Kecamatan Riung dan Kecamatan golewa selatan.
selain itu hadir pula peserta dari BPBD kabupaten ngada,BLHD,Dinas kesehatan.












Tidak ada komentar:
Posting Komentar