Bertempat di hotel Timor Megah, Kota Soe,Kabupaten Timor Tengah Selatan, selam 2 hari yaitu tanggal 10 dan 11 September 2015 telah berlangsung Lokakarya Early Warning Early Action penguatan masyarakat sub-DAS Noemeto, DAS Noelmina, melalui simulasi ruangan. kegiatan yang di ikuti oleh 30 orang peserta yang berasal dari perwakilan desa dampingan,Desa Hulu dan DEsa di tengah DAS Noemeto dan perwakilan SKPD di lingkup Pemerintah Provinsi Kabupaten TTS.
Tujuan kegiatan
Lokakarya Early Warning Early Action penguatan masyarakat sub-DAS Noemeto, DAS
Noelmina, adalah, Menyediakan perspektif kawasan kepada para
pemangku kepentingan terkait di sub-DAS Noemeto, DAS Noelmina, Penguatan kelembagaan untuk tujuan advokasi
anggaran kerangka implementasi UU No.6 Tahun 2015 terkait degan perspektif
kawasan di sub-DAS Noemeto, DAS Noelmina., Memperkenalkan skenario Early Warning Early
Action sub-DAS Noemeto, DAS Noelmina, melalui role play Early Warning
Early Action penguatan masyarakat kawasan., Mendorong terbentuknya komite hulu-hilir sub-DAS
Noemeto, DAS Noelmina, Mendapatkan rekomendasi yang memiliki perspektif
kawasan dari pemangku kepentingan terkait dalam hal penguatan masyarakat
dalam kerangka scenario Early Warning Early Action .
![]() |
| peserta Lokakarya pose bersama setelah kegiatan lokakarya |
sedangkan hasil yang ingin dicapai dalam lokakarya ini diantaranya, Adanya perspektif kawasan dari para pemangku
kepentingan terkait di sub-DAS Noemeto, DAS Noelmina, Kelembagaan desa dapat diperkuat untuk kerja
fisik dalam kerangka implementasi UU No.6 Tahun 2015 terkait degan
perspektif kawasan di sub-DAS Noemeto, DAS Noelmina, Tersosialisasinya scenario Early Warning Early
Action sub-DAS Noemeto, DAS Noelmina, melalui role play Early Warning
Early Action penguatan masyarakat kawasan, Adanya komite hulu-hilir sub-DAS Noemeto, DAS
Noelmina, Adanya rekomendasi yang memiliki perspektif
kawasan dari pemangku kepentingan terkait dalam hal penguatan masyarakat
dalam kerangka Early Warning Early Action.
kegiatan lokakarya yang di isi dengan penyajian materi oleh Bapak Julianto dari BMKG Kupang yang memaparkan prediksi cuaca tahun 2015, serta dari BPBD Provinsi NTT yang diwakili Oleh Kabid 1 BPBD NTT , Bapak Jimi Mella dengan Materi Peranan Komando dalam kondisi darurat.
Selain pemberian materi, peserta juga mendiskusikan topik membangun peringatan Dini dari Hulu dan Hilir untuk antisipasi banjir DAS Noemeto, dengan dipandu oleh Julius Nakmofa dari Forum PRB NTT.













Tidak ada komentar:
Posting Komentar